Pernah gak
lo ngedenger kata kayak gini?
"Jangan kau jatuh cinta,jika tidak siap untuk patah hati" atau"Disetiap pertemuan pasti berujung dengan perpisahan"
Siapa sih yang tak bersedih meskipun ada juga yang bersyukur perpisahan itu terjadi,tapi yakin pasti gak bertahan lama deh, yakin suatu saat lo bakal kangen sama “Pertemuan” tersebut.
"Jangan kau jatuh cinta,jika tidak siap untuk patah hati" atau"Disetiap pertemuan pasti berujung dengan perpisahan"
Siapa sih yang tak bersedih meskipun ada juga yang bersyukur perpisahan itu terjadi,tapi yakin pasti gak bertahan lama deh, yakin suatu saat lo bakal kangen sama “Pertemuan” tersebut.
Mmmmmm. Bukannya cinta,persahabatan,persaudaraan,bisnis dan sebagainya semua berawal dari "pertemuan" bukan?
Jika memang
perpisahan itu terjadi,siapa yang bisa menghalangnya? kita harus
menerima,karena sesungguhnya tak ada yang abadi didunia ini.
“Dimana sebuah pertemuan mayoritas membawa kebahagiaan bagi yang mengalaminya dan perpisahan menjadi ketakutan yang begitu besar karena selalu ada air mata kecewa,luka dan kesedihan didalamnya”
Banyak yang bilang “Gue menyesali perpisahan ini”
perpisahan selalu dijadikan -kambing hitam- dengan segala penuduhan
terhadapnya. Tapi bukankah pertemuan yang seharusnya disalahkan? Karena jika
tidak pernah ada pertemuan maka tidak akan ada yang namanya perpisahan!
Dan memang begitulah hidup. Makna terpenting dalam
suatu hubungan diatas tadi, bukanlah pada “pertemuan” atau “perpisahan” tapi
lebih kepada moment-moment yang terjadi yang sering kali kita lupakan saat
perpisahan itu datang, moment yang terjadi setelah adanya “pertemuan” dan
sebelum adanya “perpisahan”. Moment yang memberikan kita pelajaran hidup, lebih
dari sekedar “take and give”, lebih dari sekedar “pengendalian ego”, lebih dari
sekedar “toleransi”.
Memaknai sebuah kebersamaan jauh lebih penting
dibandingkan mengenang waktu “pertemuan” atau menyesali waktu “perpisahan”.
Nikmatilah sebaik-baiknya waktu yang Tuhan berikan kepada kita untuk dilewatkan
bersama orang terkasih, sebelum waktu itu habis dan perpisahan itu tiba
insp : Salsabila R




0 komentar:
Posting Komentar