Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto yang memungkinkan pengguna mengambil foto, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri. Satu fitur yang unik di Instagram adalah memotong foto menjadi bentuk persegi, sehingga terlihat seperti hasil kamera Kodak Instamatic dan Polaroid. Hal ini berbeda dengan rasio aspek 4:3 yang umum digunakan oleh kamera pada peralatan bergerak.
Instagram dapat digunakan di iPhone, iPad atau iPod Touch versi apapun dengan sistem operasi iOS 3.1.2 atau yang terbaru dan telepon kamera Android apapun dengan sistem operasi 2.2 (Froyo) atau yang terbaru. Aplikasi ini tersebar melalui Apple App Store dan Google Play.
Fitur-fitur Instagram :
- Followers,
Sistem sosial di dalam Instagram adalah dengan menjadi mengikuti akun pengguna lainnya, atau memiliki pengikut Instagram. Dengan demikian komunikasi antara sesama pengguna Instagram sendiri dapat terjalin dengan memberikan tanda suka dan juga mengomentari foto-foto yang telah diunggah oleh pengguna lainnya. Pengikut juga menjadi salah satu unsur yang penting, dimana jumlah tanda suka dari para pengikut sangat mempengaruhi apakah foto tersebut dapat menjadi sebuah foto yang populer atau tidak. Untuk menemukan teman-teman yang ada di dalam Instagram. Juga dapat menggunakan teman-teman mereka yang juga menggunakan Instagram melalui jejaring sosial seperti Twitter dan juga Facebook. - Upload,
Kegunaan utama dari Instagram adalah sebagai tempat untuk mengunggah dan berbagi foto-foto kepada pengguna lainnya. Foto yang hendak ingin diunggah dapat diperoleh melalui kamera iDevice ataupun foto-foto yang ada di album foto di iDevice tersebut. - Kamera
Foto yang telah diambil melalui aplikasi Instagram dapat disimpan di dalam iDevice tersebut. Penggunaan kamera
melalui Instagram juga dapat langsung menggunakan efek-efek yang ada,
untuk mengatur pewarnaan dari foto yang dikehendaki oleh sang pengguna.
Ada juga efek kamera tilt-shift yang fungsinya adalah untuk memfokuskan
sebuah foto pada satu titik tertentu. Setelah foto diambil melalui
kamera di dalam Instagram, foto tersebut pun juga dapat diputar arahnya
sesuai dengan keinginan para pengguna.Foto-foto yang akan diunggah melalui Instagram tidak terbatas atas
jumlah tertentu, melainkan Instagram memiliki keterbatasan ukuran untuk
foto. Ukuran yang digunakan di dalam Instagram adalah dengan rasio 3:2
atau hanya sebatas berbentuk kotak saja. Para pengguna hanya dapat
mengunggah foto dengan format itu saja, atau harus menyunting foto
tersebut dulu untuk menyesuaikan format yang ada. Setelah para pengguna
memilih sebuah foto untuk diunggah di dalam Instagram, maka pengguna
akan dibawa ke halaman selanjutnya untuk menyunting foto tersebut.
- Efek Foto
Pada versi awalnya, Instagram memiliki 15 efek-efek yang dapat
digunakan oleh para pengguna pada saat mereka hendak menyunting sebuah
foto. Efek tersebut terdiri dari: X-Pro II, Lomo-fi, Earlybird, Sutro,
Toaster, Brannan, Inkwell, Walden, Hefe, Apollo, Poprockeet, Nashville,
Gotham, 1977, dan Lord Kelvin.
Namun tepat pada tanggal 20 September yang lalu Instagam telah
menambahkan 4 buah efek terbaru yaitu; Valencia, Amaro, Rise, Hudson dan
telah menghapus 3 efek, Apollo, Poprockeet, dan Gotham dari dalam fitur
tersebut. Di dalam pengaplikasian efek sekalipun para pengguna juga
dapat menghilangkan bingkai-bingkai foto yang sudah termasuk di dalam
efek tersebut. Fitur lainnya yang ada pada bagian penyuntingan adalah
Tilt-Shift. Tilt-shift ini, sama fungsinya dengan efek kamera melalui
instagram, yaitu untuk memfokuskan satu titik pada sebuah foto, dan
sekelilingnya menjadi buram. Dalam penggunaannya aplikasi Tilt-Shift
memiliki 2 bentuk, yaitu persegi panjang dan juga bulat. Kedua bentuk
tersebut dapat diatur besar dan kecilnya, juga titik fokus yang
diinginkan. Tilt-shift juga mengatur rupa foto disekeliling titik fokus
tersebut, sehingga para pengguna dapat mengatur tingkat buram pada
sekeliling titik fokus di dalam foto tersebut.
- Judul foto
Setelah foto tersebut disunting, maka foto akan dibawa ke halaman
selanjutnya, dimana foto tersebut akan diunggah ke dalam Instagram
sendiri ataupun ke jejaringan sosial lainnya. Dimana di dalamnya tidak
hanya ada pilihan untuk mengunggah pada jejaringan sosial atau tidak,
tetapi juga untuk memasukkan judul foto, dan menambahkan lokasi foto
tersebut. Sebelum mengunggah sebuah foto, para pengguna dapat memasukkan
judul untuk menamai foto tersebut sesuai dengan apa yang ada dipikiran
para pengguna. Judul-judul tersebut, para pengguna dapat menyinggung
pengguna Instagram lainnya dengan mencantumkan akun dari orang tersebut.
Para pengguna juga dapat memberikan label pada judul foto tersebut,
sebagai tanda untuk mengelompokkan foto tersebut di dalam sebuah
kategori
- Tanda Suka, Instagram juga memiliki sebuah fitur tanda suka yang dimana fungsinya sama seperti apa yang ada di dalam Facebook, yaitu sebagai penanda bahwa pengguna yang lain menyukai foto yang telah diundah oleh pengguna yang lain. Berdasarkan dengan durasi waktu dan jumlah suka pada sebuah foto di dalam Instagram, hal itulah yang menjadi faktor khusus yang mempengaruhi apakah foto tersebut popular atau tidak. Namun dalam hal ini tentu saja, jumlah pengikut juga menjadi salah satu unsur yang penting. Bila sebuah foto tersebut menjadi popular, maka secara langsung foto tersebut akan masuk ke dalam halaman popular tersendiri
- Popular Bilamana sebuah foto masuk ke dalam halaman popular, yang dimana tempat tersebut menjadi sebuah kumpulan dari foto-foto popular dari seluruh dunia pada saat itu. Secara tidak langsung foto tersebut akan menjadi suatu hal yang dikenal oleh masyarakat mancanegara, sehingga jumlah pengikut pun juga dapat bertambah lebih banyak juga. Foto-foto yang berada di halaman popular tersebut pun tidak akan seterusnya berada di halaman tersebut, melainkan dengan berjalannya waktu akan ada foto-foto popular baru lagi yang masuk ke dalam daftar halaman tersebut.








