Senin, 11 November 2013

Posted by poemtomystar On 05.53
"Kenapa suatu saat orang bisa beranggapan dia tak mempunyai teman atau bahkan merasa sendiri?"

Saat ada yang bilang "lo kan punya banyak temen, ngapain ngerasa gaada temen"

Temen emang banyak, banget malahan /hiperbola. Bahkan orang yang baru kita kenal bisa disebut teman, tapi apa bisa sosok teman itu seperti jiwa kita, yang bisa mengerti semua tentang kita, yang seakan perduli tentang kita, yang tau semua hal setiap detail tentang kita?

Apakah ada? Kalaupun ada, siapa aja yang bisa mewakili semuanya?

Ga semua orang bisa merasakan punya teman yang begitu perduli bahkan amat perhatian kepada kita. Yaa bisa dihitung 1 bandiing 50. Padahal setiap kemauan manusia, mereka semua pasti menginginkan sesosok teman yang seperti itu, dan bahkan saja sahabat kita sendiri pun belum tentu memperhatikan setiap detail nya sebelum kita cerita apa masalah kita. Ya emang, emreka bukan peramal yang bisa sekejap tau apa yang kita rasa, tapi lagi-lagi balik ke awal, suatu saat kita pasti merasa ingin diperhatikan tanpa harus bilang ia ingin apa.

Ya kayak anak bayi aja deh,dan didepan nya ada Tukang balon. Dia yang lagi diam tiba-tiba menangis ga jelas, ibu nya pasti bingung kan dia mau apa? Kalau seandainya dia sudah bisa berbicara pasti dia akan bilang "Bu aku mau itu" mungkin beberapa waktu kita merasa seperti anak kecil itu, yang ingin punya sesuatu tapi ga setiap apa yang ia inginkan selalu harus dia ucapkan. Contoh, ketika Ibu kita memberikan kasih sayang kepada kita. APAKAH KITA PERNAH BERKATA "Bu, aku mau ibu sayang aku" gak kan?

Nah itu yang kita rasain saat kita butuh suatu perhatian tapi kita ingin orang tersebut peka dengan sendirinya.

Duh gatau nih lagi ngerasa aja.

PREET bgt tuh foto.

0 komentar:

Posting Komentar